2 Pemain Ini Diklaim Pasti Tinggalkan Chelsea Musim Depan

Category: Berita Bola 1 0

Raksasa Premier League, Chelsea diyakini akan mendatangkan banyak pemain baru pada bursa transfer musim panas mendatang. Salah satu alasannya adalah karena akan ada setidaknya dua pemain yang akan meninggalkan Stamford Bridge.

Frank Lampard sebagai manajer anyar Chelsea memang mendapati skuat yang ‘apa adanya’ saja. Dia memang bergabung pada bursa transfer musim panas kemarin, namun tidak bisa membentuk skuat yang diinginkan.

Hal tersebut dikarenakan sanksi Embargo Transfer yang sedang dijalani Chelsea. The Blues pun baru diizinkan membeli pemain baru pada musim dingin Januari kemarin. Hanya saja, kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan Lampard untuk merekrut penggawa anyar.

Jadi, besar kemungkinan pelatih asal Inggris ini akan memulai pencarian pemain yang sesuai pada musim panas nanti. Tak hanya mendatangkan, Lampard pun juga dipercaya akan melepas beberapa pemain yang tak sesuai kriterianya.

Mantan pemain Chelsea, Pat Navin mengklaim bahwa setidaknya ada dua pemain yang akan dijual Lampard pada musim panas nanti, mereka adalah Willian dan Pedro.

“Pedro jelas akan pergi, sepemahaman saya. Lalu ada pertanyaan tentang status Willian, tapi apakah itu akan membuat fans Chelsea sendiri khawatir? Saya rasa tidak,” ujar Nevin dikutip dari Metro.

Selain kedua pemain terseut, Nevin juga tak yakin Lampard akan mempertahankan Christian Pulisic dan Callum Hudson-Odoi yang tak sesuai dengan skemanya di Chelsea.

“Ada Christian Pulisic, Callum Hudson-Odoi di sana, dan mereka tidak akan selalu bermain dengan penyerang sayap sebab Frank lebih senang menurunkan 4-3-3.” Tandasya.

Adapun, Pandemi Virus Corona ini membuat kompetisi terhenti, beberapa klub mengalami krisis finansial, sampai akhirya memotong gaji para pemain mereka. Namun, Navin yakin Chelsea masih baik-baik saja soal kondisi finansial.

“Saya punya firasat bahwa Chelsea bakal baik-baik saja. Secara finansial, mereka tidak akan terlalu buruk. Jika Anda bicara soal pemain muda, mereka pun bisa berkembang dan itu fantastis,” lanjut Nevin.

Sejauh ini, baru Arsenal yang diketahui telah menerapkan kebijakan pemotongan gaji di Premier League. Itupun, pemotongannya hanya mencapai 12,5 persen saja.

Related Articles

Add Comment