3 Fakta Menarik Kai Havertz, Pemain Incaran Bayern Munchen

Category: Berita Bola 0 0

Selain Jadon Sancho dan Erling Braut Haaland, ada satu nama pemain muda Bundesliga Jerman lain yang belakangan ramai diperbincangkan, dia adalah Kai Havertz. Gelandang berusia 20 tahun yang bermain untuk Bayer Leverkusen tersebut bahkan dianggap sebagai calon bintang masa depan Timnas Jerman.

Masih 20 tahun, tapi Kai Havertz sudah berhasil mencatatkan 20 gol di semua ajang untuk Bayer Leverkusen sejauh ini. Tak heran jika catatan apik itu membuat Bayern Munchen tertarik untuk merekrut sang pemain.

Berikut ini, ada beberapa fakta menarik tentang Kay Havertz yang kabarnya juga jadi incaran raksasa Premier League, Manchester United dan Liverpool.

1. Sekolah Lebih Penting daripada Liga Champions

Sebagai informasi, Kai Havertz sudah menjadi bagian dari tim utama Bayer Leverkusen sejak masih berusia 17 tahun.

Meski begitu, dia langsung jadi andalan tim utama saat itu, sayangnya ketika klub membutuhkanya untuk bermain di dua leg babak 16 besar Liga Champions Eropa melawan Atletico Madrid, sang pemain memilih mangkir.

Bukan tanpa alasan, Havertz meminta izin kepada klub untuk mengikuti ujian akhir sekolahnya, karena merasa pendidikan lebih penting. Pihak Leverkusen memberikan Izin bahkan memotivasi pemain andalannya tersebut.

Sayang, mereka gagal lolos ke delapan besar usai takluk 2-4 secara agregat dari Atletico Madrid.

2. Mengidolakan Sosok Mesut Ozil

Sebagai pemain muda, Kai Havertz tentu saja memiliki sosok pemain idola yang membuatnya terinspirasi saat bermain di atas lapangan. Sosok idolanya adalah playmaker andalan Arsenal, Mesut Ozil.

“Aman untuk mengatakan saya menyalin banyak dari dia. Saya hanya suka bagaimana dia bermain,” kata Havertz tentang Ozil. Saya pikir gaya permainan kami agak mirip, jadi saya mencoba belajar banyak dari menontonnya.” Kata Havertz.

3. Pemecah Rekor

Pada bulan Oktober 2017, Kay Havertz mencatatkan debutnya bersama Bayer Leverkusen dan mejadi debutan termuda dalam sejarah klub tersebut. Saat itu, sang gelandang masih berusia 17 tahun dan 126 hari.

Kavertz kemudian memecahkan rekor Timo Werner sebagai pesepak bola termuda dalam sejarah untuk membuat 50 penampilan Bundesliga pada usia 18 tahun dan 307 hari. Selanjutnya, dia menjadi pencetak gol termuda Leverkusen pada usia 19 tahun, tujuh bulan, dan 16 hari.

Related Articles

Add Comment