Berfoto Di Kolam Renang, Ronaldo Dikritik Eks Presiden Juve

Category: Berita Bola 1 0

Baru-baru ini, beredar foto-foto yang menunjukkan Cristiano Ronaldo sedang berenang bersama dengan beberapa rekannya di sebuah kolam renang. Foto tersebut lantas menuai kritik dari beberapa pihak, termasuk eks Presiden Juventus, Giovanni Cobolli Gigli.

Perlu diketahui, bahwa saat ini Juventus memang sedang mewajibkan para pemain mereka untuk melakukan karantina mandiri. Hal ini tentu saja bertujuan untuk menekan angka penyebaran virus Corona COVID-19.

Apalagi, sudah ada tiga pemain Juventus yang terjangkit positif wabah tersebut, termasuk diantaranya Daniele Rugani dan Paulo Dybala.

Selain harus isolasi mandiri, Juventus juga telah melarang semua pemainnya untuk kembali ke negara masing-masing. Pengecualian untuk Cristiano Ronaldo yang memang sudah berada di Portugal sebelum kebijakan ini diterapkan.

Kepulangan Ronaldo saat itu tak lain untuk menemani Ibundanya yang dilaporkan sedang sakit sejak beberapa waktu lalu. Menurut informasi yang terdengar, Ibu Ronaldo sedang mengalami Stroke, namun kini kondisinya sudah membaik.

Karena proses karantina sudah ditetapkan, alhasil Ronaldo tidak bisa kembali ke Italia. Dia tetap di Portugal, sembari menemani ibunya yang sedang sakit.

Tapi menariknya, belakangan beredar sejumlah foto yang memperlihatkan Ronaldo sedang berenang bersama sejumlah rekannya. Sikap sang pemain lantas membuat eks Presiden Juventus, Giovanni Cobolli Gigli melayangkan kritik pedas.

“Hal-hal di Juventus menjadi rumit ketika Cristiano Ronaldo pergi. Ronaldo bilang dia akan pergi ke Portugal karena ibunya, tapi sekarang dia hanya tampak berfoto di tepi kolam renang.“

“Ketika pengecualian dibuat untuknya, segalanya berantakan dan orang lain ingin pergi tetapi seharusnya tidak seperti ini. Mereka semua seharusnya dikarantina,” kata Gigli dikutip dari Marca.

Sebagai informasi, Italia adalah Negara Eropa terdampak paling parah dari wabah Virus Corona ini. Sampai berita ini diturunkan, sudah ditemukan lebih dari 70 Ribu kasus dengan angka kematian lebih dari 4000 orang.

Para pemain sepakbola disana juga terkena dampaknya, bukan hanya pemain Juventus, tapi juga pemain dari klub lain seperti Sampdoria dan Fiorentina. Tak heran jika kompetisi Serie A italia akhirnya ditunda sampai Mei 2020 mendatang.

Related Articles

Add Comment