Coman Adalah Bukti Bahwa Juventus Terus Ulangi Kesalahan Sama

Category: Berita Bola 3 0

Salah seorang mantan pelatih Juventus, Fabio Capello menganggap bekas klubnya itu tak pernah belajar dari kesalahan dalam pengembangan bakat muda. Kingsley Coman menjadi bukti terbaru dari kesalahan ini.

Sebagai informasi, Kingsley Coman adalah salah satu winger andalan Bayern Munchen dalam beberapa musim terakhir. Pemain Timnas Prancis itu bahkan turut dimainkan di laga final Liga Champions kontra PSG awal pekan kemarin.

Dalam laga tersebut, sang pemain tampil apik dan mencetak gol semata wayang Bayern Munchen yang melahirkan gelar juara.

Sebelumnya, Coman bermain untuk Juventus, dimana dia direkrut dengan status bebas transfer dari PSG pada musim panas tahun 2014. Tapi hanya selang setahun, dia dipinjamkan ke Bayern Munchen karena klub tidak bisa menjamin kesempatan tampil reguler kepada sang pemain.

Bersama Bayern, Coman tampil apik dan akhirnya pada tahun 2017 ia dibeli secara permanen oleh klub Bundesliga tersebut.

Hal inilah yang disesalkan Capello dari Juventus, karena sebelumnya Bianconneri juga pernah melakukan kesalahan serupa saat menyia-nyiakan bakat yang dimiliki Thierry Henry.

“Coman dianggap cukup baik untuk menjadi starter di final Liga Champions untuk Bayern Munich. Terbukti, Juventus terus mengulangi kesalahan yang sama. Henry tiba sangat muda di Juventus, mereka melepaskannya dan kemudian ia berkembang di Arsenal.”

“Coman mengikuti jalan yang sama sekarang di Munich. Ketika Anda melihat kualitas, Anda harus memiliki kesabaran untuk menunggu. Anda tidak bisa mengharapkan pemain muda untuk segera menjadi protagonis di level tertinggi,” ujar Capello pada Sky Sport Italia.

Kingsley Coman sendiri sangat bangga bisa jadi pahlawan kemenangan Bayern Munchen di Final Liga Champions Eropa kemarin. Namun, di satu sisi dia cukup sedih untuk Paris Saint-Germain, karena bagaimanapun klub Prancis itu adalah tempatnya menimba ilmu sepakbola.

“Rasanya luar biasa, saya sangat gembira. Saya 100 persen Bayern, tapi ini membuat saya sedikit sedih untuk PSG,” buka Coman kepada RMC Sports via Goal internasional.

Juventus sendiri gagal melangkah jauh di ajang Liga Champions Eropa. Langkah mereka terhenti di babak 16 besar oleh Olympique Lyon.

Related Articles

Add Comment