David De Gea Telah Kehilangan Kepercayaan Diri

Category: Berita Bola 1 0

Penjaga gawang Manchester United baru saja disalahkan atas kekalahan timnya melawan Chelsea di ajang Piala FA, bahkan pelatih Ole Gunnar Solskjaer juga menyalahkan kiper Spanyol tersebut. Kini kritikan juga datang dari legenda klub, Gary Neville.

Manchester United berhadapan dengan Chelsea di Semifinal Piala FA, Senin Dinihari WIB Tadi (20/07). Meski diunggulkan, Setan Merah kenyataannya takluk dengan skor telak 1-3, dimana kekalahan itu secara otomatis membuat pasukan Solskjaer tersisih dari kompetisi ini.

David De Gea jadi sorotan terkait dengan kekalahan tersebut, dimana kiper asal Spanyol melakukan dua blunder fatal yang berujung kebobolan. Jika diperhatikan, blunder yang dilakukan eks Atletico Madrid kali ini kurang lebih mirip dengan apa yang ia lakukan dalam laga versus Tottenham bulan Juni lalu.

Sedangkan gol ketiga Chelsea dalam laga tersebut terjadi karena aksi bunuh diri bek Harry Maguire. Manchester United hanya mampu membalas dengan satu gol Bruno Fernandes, itupun lewat titik putih penalti.

Selepas pertandingan, De Gea lantas jadi sasaran kritik, bahkan pelatih Ole Gunnar Solskjaer juga menyalahkan kiper Spanyol itu.

Legenda klub, Gary Neville memahami kekesalan Solskjaer terhadap De Gea, diapun akan cemas jika melihat performa sang pemain.

“Dia sudah tidak bisa dikenali lagi dari seorang pemain yang telah mendapatkan banyak penghargaan player of the year,”

“Kalau saya menjadi Solskjaer, saya akan merasa khawatir. Kredensialnya masih ada di atas sana bersama yang terbaik di dunia, namun dia kehilangan semua kepercayaan dirinya,” ungkap Neville seperti yang dikutip dari Daily Mail.

Tapi, Neville menganggap bahwa pelatih Ole Gunnar Solskjaer juga cukup berperan dalam kekalahan Manchester United. Pasalnya, sang juru taktik mengubah skema tim dengan memainkan tiga bek saja dan melakukan rotasi pemain.

“Saya tidak yakin United punya memiliki pemain di lapangan, mungkin Bruno Fernandes, yang bermain apik. Saya pikir Ole telah memilih tim serta sistem yang salah, ” pungkasnya.

Dengan kekalahan ini, MU pun harus mengubur mimpi raih trofi Juara Piala FA. Satu-satunya harapan mereka sekarang hanya trofi Liga Europa.

Related Articles

Add Comment