Drama Delapan Gol Di Stamford Bridge, Begini Respon Lampard

Category: Berita Bola 3 0

Chelsea nyaris saja dipermalukan di kandang sendiri saat menjamu wakil Belanda, Ajax Amsterdam pada Matchdays ke-4 Liga Champions Eropa dinihari tadi. Kendati pada akhirnya hanya mengantongi satu poin dari pertandingan tersebut, namun drama delapan gol yang terjadi di Stamford Bridge seperti sebuah tontonan epik. Pelatih Frank Lampard sendiri menyebutnya sebagai pertandingan yang ‘gila’.


Sebagaimana diketahui, Chelsea menjamu Ajax Amsterdam pada Matchdays ke-4 Fase Group Liga Champions Eropa, Rabu dinihari WIB (06/11). Pada pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge tersebut, para penikmat sepakbola bisa dikatakan merasa sangat terhibur sejak kick off hingga pluit panjang dibunyikan wasit.

Bagaimana tidak ? Kedua tim bisa dikatakan sama-sama menyuguhkan permainan terbaik mereka pada duel tersebut. Pertandingan terus berkembang ke arah yang tak terduga, sampai akhirnya kedua tim harus puas berbagi poin. Berawal dari keunggulan cepat Ajax di menit ke-2, kemudian dibalas Chelsea tiga menit berselang.

Tuan rumah sempat tertinggal 1-4, kemudian 21 menit jelang laga usai, dua pemain Ajax mendapat kartu merah sehingga mereka harus tampil dengan 9 personil saja di sisa waktu. Chelsea memanfaatkan betul kesempatan ini untuk mengubah kedudukan menjadi imbang 4-4. Kedudukan bertahan hingga laga usai, yang artinya kedua tim harus puas mendulang satu poin dari hasil tersebut.

Hasil ini memengaruhi klasemen sementara. Chelsea dan Ajax sama-sama mengoleksi 7 poin, juga Valencia. Artinya, persaingan masih terbuka lebar sampai pertandingan terakhir. Terlepas dari fakta tersebut, pelatih Frank Lampard menilai bahwa pertandingan tadi begitu ‘gila’, sehingga tidak bisa dijelaskan. Sang manajer mengacungkan jempol pada perjuangan para pemain kedua kubu hingga laga berakhir.

“Pertandingan hari ini merupakan pertandingan gila, tidak banyak yang bisa saya bandingkan dengan pertandingan ini. Saya menyukai semangat dan karakter tim. Saat turun minum, saya merasa kami kebobolan beberapa kali karena paduan kecerobohan dan ketidakberuntungan. Saya merasa kami selalu dalam masalah itu.” tutur Lampard di laman resmi UEFA.

Lebih lanjut, Lampard tetap merasa kecewa dengan hasil akhir, terutama di 10 menit terakhir pertandingan, yang mana para pemainnya tidak bisa mencetak satu gol lagi untuk memastikan kemenangan.

“Kami mungkin sedikit kecewa tidak bisa memetik kemenangan dalam sepuluh menit terakhir,” Tandasnya.

Related Articles

Add Comment