Hanya Finish Di Posisi Ke-7, Fabio Quartararo Tetap Bersyukur

Category: Berita Bola 1 0

Fabio Quartararo gagal jadi yang tercepat pada seri ketiga di Sirkuit Brno, Ceko. Tentu dia kecewa, apalagi mengingat fakta bahwa dia berhasil menang di dua seri sebelumnya. Namun, El Diablo mengaku tetap bersyukur.

Sebagai informasi, pada balapan tersebut rider Tim Petronas Yamaha SRT ini memulainya dengan posisi ke-2. Sejak lap ke-9, Quartararo terus tertinggal sampai pada akhirnya finish di posisi ke-7 pada garis finish.

Berbicara selepas balapan tersebut, Quartararo mengaku kecewa, dia menilai ban medium yang digunakan susah untuk dikendalikan.

“Tapi sejak tikungan ketiga, ban belakang saya selip, saya tahu potensi ban ini sangat buruk dan sulit dikendalikan.” ujarnya via Crash.net.

Pebalap asal Prancis itu juga mengaku hanya bisa pasrah saat melihat dirinya disalip oleh rider-rider lain. Dia menganggap balapan kali ini sebagai yang tersulit sepanjang karirnya di kelas tertinggi.

“Sangat sulit juga untuk tetap tenang karena saat Alex, Vale, dan Miguel menyalip, saya tak bisa apa-apa dan tak bisa melawan. Ini balapan tersulit dalam karier saya di MotoGP,” tandasnya.

Quarataro hanya finish di urutan ke-7, dengan begitu dia hanya mengantongi 9 poin saja. Mengecewakan memang, namun sang rider tetap bersyukur atas tambahan poin tersebut.

“Memang ada kalanya Anda tak bisa tampil baik, tapi Anda harus tahu alasannya. Kami harus melakukan analisa. Kami mengalami kemajuan di FP4, tapi malah mundur di balapan.”

“Jadi, sulit menerima hasil macam ini. Tapi saya berkendara di limit pada Lap 1 sampai 21, dan saya rasa baik dapat 9 poin dalam situasi ini. Tahun lalu saya tahu saya bisa kecelakaan jika ngotot,” pungkasnya.

Berkat kemenangan di dua seri pertama secara beruntun, Fabio Quartararo tetap berada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 59 poin, unggul 17 poin atas Maverick Vinales di peringkat kedua.

Sedangkan pada seri ketiga di Ceko kemarin, balapan dimenangkan oleh Brad Binder. Rider Debutan MotoGP tersebut sukses jadi yang tercepat, kemudian disusul Franco Morbidelli di posisi ke-2.

Related Articles

Add Comment