Herrera Yakin Neymar dan Mbappe akan Bertahan di PSG

Category: Berita Bola 1 0

Kendati baru bergabung dengan PSG bursa transfer musim panas kemarin, gelandang Spanyol Ander Herrea sudah berani sesumbar soal masa depan dua rekan barunya, Neymar dan Mbappe. Menurutnya, kedua pemain tersebut akan bertahan di Paris musim depan.

Tak bisa dipungkiri, fakta bahwa Neymar dan Mbappe adalah dua bintang bersinar milik Paris Saint-Germain yang ‘kilau’nya memikat sederet raksasa Eropa.

Neymar diyakini ingin kembali ke pelukan bekas klubnya, Barcelona sejak musim panas kemarin. Penyerang asal Brasil itu sudah digosipkan tidak kerasan berada di Paris sejak musim 2018/19 lalu.

Memang, trofi Ligue 1 Prancis dan dua trofi domestik lainnya selalu dimenangkan Paris Saint-Germain. Tapi Neymar tidak betah karena faktanya klub belum juga mampu bersaing di panggung Eropa.

Tapi Herrera membantah anggapan tersebut, dia bahkan mendengarnya langsung dari bintang Brazil.

“Saya makan malam dengan Neymar sebelum karantina dan dia sangat terlibat dalam proyek klub. Dia mengatakan kepada saya sangat senang berada di Paris,” kata Herrera seperti dilansir Sportskeeda.

Sedangkan Mbappe dikaitkan dengan sejumlah raksasa Eropa mulai dari Liverpool, Manchester United, Real Madrid sampai Chelsea. Tapi sekali lagi, mantan pemain Manchester United ini menegaskan baik Mbappe maupun Neymar akan tetap di Paris Saint-Germain.

“Mbappe dan Neymar masih di PSG dan akan seperti itu, melihat situasi sekarang ini,” tandasnya.

Real Madrid disebut sebagai tim yang paling getol menginginkan jasa Kylian Mbappe. Memang, Los Blancos saat ini masih mengandalkan Karim Benzema sebagai ujung tombak utama, tapi Eden Hazard yang diboyong dari Chelsea awal musim ini belum memenuhi ekspektasi.

Tapi Herrera percaya bahwa target utama klub selain gelar juara adalah mempertahankan kedua bintang tersebut.

“Proyek PSG adalah mereka berdua merasa senang di Paris,” kata Herrera.

Paris Saint-Germain sendiri telah memenangkan gelar Ligue 1 Prancis musim ini setelah pemerintah setempat memutuskan untuk menghentikan kompetisi sepakbola sepenuhnya. Saat dianulir, PSG berstatus sebagai pemuncak klasemen dengan koleksi 68 poin.

Dengan demikian, ini adalah gelar ke-7 yang dicatatkan Les Parisiens dalam delapan tahun terakhir.

Related Articles

Add Comment