Jose Mourinho Tak Terima Sanksi Manchester City Dicabut

Category: Berita Bola 2 0

Komite Abtrase Olahraga Interansional atau CAS telah resmi mencabut sanksi FFP yang dijatuhkan UEFA kepada Manchester City beberapa waktu lalu. Keputusan ini memunculkan pro dan kontra, pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho bahkan tampak seperti tidak terima.

City memang sempat dijatuhi sanksi berupa larangan bermain di pentas Eropa dalam dua musim ke depan secara beruntun. Sanksi itu diberikan UEFA karena raksasa Premier League terbukti telah melanggar aturan Financial Fair Play.

Tak terima, Citizen lantas mengajukan banding kepada CAS, dan pada Senin kemarin (13/07), banding mereka dikabulkan, artinya sanksi dicabut.

Dengan kata lain, Manchester City tetap boleh bermain di ajang Liga Champions Eropa musim depan, mereka hanya perlu membayar denda saja sebesar 10 Juta Euro.

Sejumlah pihak merasa keputusan ini adalah penghinaan terhadap peraturan FFP, yang sepertinya tidak benar-benar berguna. Jose Mourinho adalah salah satu yang mengkritisi keputusan CAS ini, namun pelatih asal Portugal menegaskan bahwa ini bukan karena Manchester City.

Pelatih Tottenham Hotspur tersebut mengaku hanya ingin keadilan, yang bersalah biarlah dihukum. Memang, Sanksi larangan tampil di Liga Champions Eropa telah dicabut, tapi andai City tidak bersalah, mengapa mereka masih diberikan sanksi berupa denda.

“Jika Man City tidak bersalah, menghukum mereka sampai jutaan pounds bakal memalukan. Jika Anda tidak bersalah, Anda tidak pantas didenda. Di sisi lain, jika Anda bersalah, Anda harus dicekal. Bagaimanapun, ini bencana.” Demikian ujar Mourinho kepada Sky Sports.

Lebih lanjut, pelatih asal Portugal ini menegaskan bahwa dia tidak serta merta menuding Manchester City bersalah. Tapi, andai memang tidak bersalah, harusnya tidak ada denda yang dijatuhkan CAS kepada raksasa Premier League tersebut.

“Saya tidak bermaksud menyebut Man City bersalah. Saya hanya berkata bahwa jika Anda tidak bersalah, Anda tidak perlu membayar sepeser pun. Saya tahu uang adalah perkara mudah bagi mereka. Namun, tetap saja, jika Anda bersalah seharusnya Anda dilarang bermain di kompetisi.”

“Saya bukan siapa-siapa untuk menentukan mereka bersalah atau tidak. Kritik saya adalah untuk putusan itu,” pungkasnya.

Related Articles

Add Comment