Juve Tersingkir, Begini Komentar Maurizio Sarri

Category: Berita Bola 2 0

Juventus akhirnya tersisih dari ajang Liga Champions Eropa kendati berhasil menang pada pertemuan leg kedua melawan Lyon dinihari WIB tadi. Lantas, apa kata manajer Maurizio Sarri mengenai kegagalan tersebut?
Juventus Masih Percaya Maurizio Sarri

Sebelumnya, Juve dan Lyon saling tatap muka di leg pertama pada bulan Februari lalu. Laga yang berlangsung di Prancis tersebut berhasil dimenangkan tuan rumah Olympique Lyon dengan skor tipis 1-0.

Dengan kata lain, Juventus butuh menang dengan margin dua gol jika ingin melaju ke babak perempat final.

Namun sayangnya, pertandingan leg kedua yang berlangsung dinihari WIB tadi hanya dimenangkan dengan skor 2-1. Memang, kemenangan tersebut mengubah agregat jadi sama kuat 2-2.

Akan tetapi, sang juara bertahan Serie A Italia tetap kalah agresivitas gol tandang karena pada laga sebelumnya kalah dengan skor 0-1 di markas lawan. Alhasil, mereka pun tersingkir dari ajang tahunan ini.

Jelas itu adalah kekecewaan yang besar, karena berulang kali Juventus berusaha memenangkan Liga Champions Eropa lagi setelah terakhir kali di tahun 1996 silam.

Tapi menariknya, pelatih Maurizio Sarri mengaku bahwa sejak awal dia memang tidak memasang ekspektasi yang terlalu tinggi. Bahkan di matanya, para pemain tampil memuaskan sepanjang laga.

Apalagi, mengingat fakta bahwa Cristiano Ronaldo dkk awalnya tertinggal dalam laga tersebut sampai akhirnya berhasil comeback dan menang 2-1.

“Saya tidak berharap banyak. Saya pikir kami telah bermain dengan performa yang hebat malam ini. Kami bisa mengejar ketertinggalan dari penalti setelah permainan berlangsung 10 menit yang bisa membuat kami gila,”

“Kami berhasil melakukan comeback, menjadi pemenang, menciptakan enam atau tujuh peluang untuk mencetak gol,” ujarnya ke Sky Sport Italia.

Perkembangan yang ditunjukkan tim membuat Maurizio Sarri merasa puas. Andai saja tidak tersingkir dari ajang ini, mungkin para pemain bakal tambah percaya diri.

“Tim telah merevitalisasi dirinya sendiri dalam beberapa hari terakhir, dan andai mereka tak menghancurkan kepercayaan dirinya karena tereliminasi, saya sudah pasti merasa sangat puas dengan performa mereka,” tambahnya.

Dengan kegagalan ini, praktis Sarri hanya memenangkan satu trofi saja di musim perdananya sebagai pelatih Juventus.

Related Articles

Add Comment