Kenapa De Ligt Dicadangkan ? Begini Jawaban Sarri

Category: Berita Bola 3 0

Salah satu pemain yang hanya bisa merayakan kemenangan Juventus atas Cagliari kemarin di bangku cadangan adalah bek muda Belanda, Matthijs De Ligt. Mengejutkan melihat sosok berusia 19 tahun tersebut tidak diturunkan sebagai starter. Namun tentu saja pelatih Maurizio sarri memiliki alasan dibalik keputusannya.
Juventus Masih Percaya Maurizio Sarri

Sebagaimana diketahui, Juventus berhadapan dengan Cagliari pada Giornata ke-19 Serie A Italia senin kemarin (06/01). Dalam pertandingan tersebut, Juventus yang bermain sebagai tuan rumah berhasil meraih kemenangan telak 4-0. Tiga gol diborong Cristiano Ronaldo, sementara satu gol lagi dicetak Gonzalo Higuain.

Tentu saja kemenangan ini berarti penting, sayangnya bek Matthijs De Ligt yang biasanya jadi andalan di jantung pertahanan bersama Leonardo Bonucci, malah hanya bisa merayakan kemenangan Bianconneri di bangku cadangan. Pelatih Maurizio Sarri sendiri tetap menganggap De Ligt sebagai calon bek terbaik di masa mendatang.

“Saya adalah orang pertama yang yakin bahwa Matthijs de Ligt akan menjadi salah satu pembela terbaik di dunia. Selama beberapa bulan pertama ia memiliki jalan yang menghancurkan. Dia harus belajar banyak tentang bermain sekali dalam tiga hari. Dia berada di negara baru dan bahasa yang baru,” Demikian kata Maurizio Sarri dikutip dari Football Italia.

Tapi, bukan tanpa alasan Sarri tidak menurunkan De Ligt dalam pertandingan tersebut, dan lebih memilih Merih Demiral untuk bertandem dengan Bonucci di jantung pertahanan. Diungkapkan sang manajer bahwa Merih Demiral sedang berada dalam performa terbaiknya, sehingga dia lebih pantas diturunkan. Terbukti, Demiral mampu membantu Juventus mencatat Cleansheet dalam laga kemarin.

“Merih Demiral dalam kondisi sangat baik saat ini, tampaknya benar untuk mengeksploitasi para pemain ketika mereka sedang berada dalam bentuk terbaiknya,” Tandasnya.

Sama seperti Matthijs de Ligt, Merih Demiral juga menjalani musim pertama di Juventus. Namun, pemain asal Turki sudah punya pengalaman satu musim di Serie A bersama Sassuolo. Memang harus diakui bahwa Merih Demiral sedang berada dalam performa terbaiknya. Tak heran, Dia terus dimainkan pelatih Maurizio Sarri di lima partai terakhri Juventus di semua ajang.

Related Articles

Add Comment