Lampard Isyaratkan Rencana Chelsea Lepas Pemain di Bursa Transfer

Category: Berita Bola 2 0

Setelah resmi terbebas dari sanksi Embargo transfer, Chelsea bisa merekrut beberapa pemain pada musim panas ini. Pelatih Frank Lampard mengindikasikan bahwa klub tidak hanya melakukan perekrutan, tapi juga melepas beberapa pemain lama.

Chelsea sendiri bergerak cukup cepat masalah perekrutan pemain, mereka telah mencapai kesepakatan pra kontrak dengan dua pemain sejauh ini, mereka adalah Hakim Ziyech dan Timo Werner. Selain itu, disebutkan juga bahwa klub London sedang mengupayakan transfer gelandang Jerman, Kai Havertz.

Musim ini, Chelsea masih memiliki kesempatan untuk menyudahi kampanye dengan finish di tiga besar klasemen akhir. Tapi mereka harus fokus dan menang di tiga laga tersisa demi mencapai target yang tidak mudah tersebut.

Jika gagal mereka akan sulit mendatangkan para pemain top yang bisa mengembangkan performa tim musim depan.

Pelatih Frank Lampard menganggap bahwa sejauh ini klub sudah menunjukkan pergerakan positif dengan merekrut kedua pemain tersebut. Selain itu, sang juru taktik juga mengindikasikan bahwa klub berencana melepas pemain di bursa transfer nanti.

“Kami telah mendatangkan beberapa pemain, yang saya kira sudah membuktikan langkah positif yang konkret untuk mencapai tujuan kami. Tidak bisa berbisnis dalam dua bursa transfer terakhir berarti kami tidak bisa mendatangkan pemain baru, juga tidak bisa melepas pemain.”

“Saya kira terkadang melepas pemain sama pentingnya dengan mendatangkan pemain, yakni untuk tetap menyegarkan skuad dan menjaga hawa kompetitif dalam tim,” Demikian ujar Lampard kepada Sky Sports.

Lampard sendiri mengaku sebenarnya sudah merancang rencana untuk bursa transfer mendatang. Tapi dia sadar bahwa rencananya juga harus disesuaikan dengan anggaran klub. Pasalnya, kondisi finansial sejumlah klub Eropa sedang kacau seiring penundaan kompetisi dan pandemi Virus Corona.

“Saya tahu apa yang mau saya lakukan dengan skuad ini, tapi itu harus dicapai lewat percakapan mengalir dengan klub. Tentu saja sisi ekonomi juga harus dipertimbangkan,” tutup Lampard.

Premier League sendiri sempat terhenti selama tiga bulan, selain itu klub juga tidak mendapat pemasukan dari hasil penjualan tiket penonton selama pandemi berlangsung.

Related Articles

Add Comment