Menurut Van Persie, Mikel Arteta Bakal Jadi Pelatih Top

Category: Berita Bola 0 0

Legenda Timnas Belanda, Robin Van Persie mendukung eks rekannya di Arsenal, Mikel Arteta untuk mendulang kesuksesan di dunia kepelatihan. Dia yakin, Arteta bakal menjadi pelatih Top nantinya.

Adapun, Mikel Arteta sendiri memulai karirnya sebagai pelatih Arsenal sejak pertengahan musim kemarin. Ia menggantikan Unai Emery yang dipecat The Gunners sekitar dua bulan sebelumnya karena serangkaian hasil negatif.

Tapi sayang, dalam waktu singkat dan mengingat pengalamannya yang masih minim, Arteta tentu saja tidak bisa memaksimalkan kinerja tim, alhasil klub hanya finish di posisi ke-8 pada klasemen akhir Liga Inggris.

Meski begitu, dia tetap berhasil mengantarkan Arsenal bermain di ajang Liga europa musim depan setelah memenangkan gelar Piala FA. Di partai final sendiri, Klub London Utara berhasil mengalahkan sang rival, Chelsea.

Meski belum maksimal, paling tidak ada sedikit harapan bagi Arsenal untuk lebih baik dibawah arahan Pria asal Spanyol tersebut. Tak heran jika banyak pihak yang mendukung The gunners agar mempertahankan Arteta di kursi manajer.

Termasuk salah satunya mantan pemain Arsenal, Robin Van Persie. Dia bahkan percaya suatu saat nanti Arteta bakal jadi pelatih hebat.

“Sebagai pelatih saya rasa dia memiliki potensi menjadi hebat. Saya mengatakan itu bahkan setelah menyaksikan beberapa sesi latihan awal, atau sedikit darinya,”

“Cara dia menghadapi media, cara dia membuat timnya bermain. Sangat menjanjikan, sangat positif. Dia butuh waktu. Terkadang Anda melihat tim atau pelatih dan berpikir ‘oke, pelatih ini bisa memiliki waktu 200 tahun dan itu takkan terjadi’,” ujar Van Persie kepada Stats Perform News.

Beberapa perubahan positif pada Arsenal sudah dirasakan Van Persie sejak kedatangan Mikel Arteta. Terutama bagaimana para pemain bisa bekerja sama di atas lapangan.

“Ketika saya melihat Mikel, saa melihat perubahan, saya melihat perubahan positif dan hal kecil yang terjadi. Bagaimana mereka bekerja sama, bagaimana mereka bertahan bersama,”

“Mereka bersama-sama menjadi berjarak lebih dekat ketika menyerang, tetapi juga ketika bertahan. Mereka menjadi lebih baik saat bertahan mengantisipasi set piece yang sebelumnya selalu menjadi masalah,” tutur Van Persie.

Related Articles

Add Comment