Mourinho Akui Periode Awalnya di Tottenham Tak Dinaungi Keberuntungan

Category: Berita Bola 3 0

Jose Mourinho memang cukup optimis dengan pekerjaan barunya sebagai pelatih Tottenham Hotspur sejak Januari lalu. Sayangnya, segala sesuatunya tak berjalan dengan baik, bahkan klub masih belum bisa menembus zona Liga Champions.

Seperti diketahui, Jose Mourinho ditunjuk menangani Tottenham Hotspur pada bulan Januari 2020 lalu, menggantikan Mauricio Pochettino yang dipecat beberapa pekan sebelumnya. Tentu saja, para fans berharap pelatih asal Portugal bisa memperbaiki performa tim kesayangan mereka.

Pasalnya, Spurs sempat mengalami penurunan performa di awal musim ini yang mana hal tersebut juga yang membuat Pochettino didepak dari kursi manajer. Sedangkan jose Mourinno sudah menganggur selama 11 bulan pasca didepak dari kursi pelatih Manchester United.

Harapan yang ada, Mourinho dengan segala pengalaman dan prestasi yang telah dicatatkan, bisa meningkatkan kembali performa Harry kane dkk. Namun, kenyataannya tak sesuai ekspektasi, Spurs masih sulit menembus empat besar klasemen.

Mourinho sendiri sulit menjelasan situasinya, dia bahkan menganggap tantangan ini adalah yang terberat sejak terakhir menangani FC Porto. Bagi The Special One, dia tidak dinaungi keberuntungan karena beberapa pemain andalan justru mengalami cedera.

“Ide strategi yang saya coba kembangkan untuk tim. Bermain dengan sistem bertahan empat pemain dan mengandalkan tiga pemain bertahan saat menyerang. Permainan overload yang coba saya kembangkan. Tapi saya mendapatkan kesialan pada hari pertama, Ben Davies, cedera.”

“Ia adalah pemain ideal di sisi pertahanan kiri untuk mengembangkan ide yang saya usung. Saya pikir semuanya dimulai dengan Hugo Lloris. Tim ini kehilangan Ben ketika mencoba mengembangkan sebuah ide untuk membuat tim berkembang.” kata Jose Mourinho dikutip The Sun.

Tak hanya Ben Davies, beberapa pemain andalan lainnya seperti Son Heung Min sampai Harry Kane juga mengalami cedera dan satu per satu tumbang. Untungnya, kesialan tersebut bisa tertunda seiring dengan penangguhan kompetisi di tengah pandemi covid-19.

Selama tiga bulan masa penangguhan berlangsung, satu per satu pemain pentingnya pulih dari cedera. Sebut saja Harry Kane, yang awalnya diprediksi bakal absen hingga akhir musim karena cedera parah pada hamstringnya.

Related Articles

Add Comment