Paulo Dybala Masih Nantikan Hasil Tes Virus Corona

Category: Berita Bola 1 0

Salah satu bintang andalan Juventus, Paulo Dybala kini sedang menanti hasil test Virus Corona, meski berharap hasilnya Negatif, yang bersangkutan tetap siap dikarantina jika memang terjangkit.

Juventus sendiri memang sudah menemukan dua kasus COVID-19 yang menjangkit dua pemain andalan mereka. Pertama Daniele Rugani, dan tak lama berselang giliran gelandang Blaise Matuidi yang terbukti positif mengidap wabah ini.

Bahkan, Juventus menjadi klub pertama yang menemukan kasus Virus Corona dalam tim mereka, tepatnya dalam diri Daniele Rugani. Klub kemudian mengumumkan penemuan tersebut dan membuat heboh seantero sepakbola italia.

Menariknya, tak lama berselang setelah Rugani dinyatakan positif, muncul kabar yang mengklaim bahwa bintang muda Argentina, Paulo Dybala juga ikut terjangkit.

Akan tetapi, kabar tersebut dipastikan tidak benar adanya, bahkan Dybala sendiri yang membantahnya.

Hanya saja, mantan pemain Palermo itu mengakui bahwa sejauh ini dia tidak tahu apakah sudah terjangkit atau belum. Pasalnya hasil tes belum keluar, dan sembari menunggu Dybala pun tetap mengkarantina dirinya di rumah.

“Rumor palsu soal saya mengidap COVID-19 tidak benar. Bukan ini masalahnya, walaupun saya tetap mematuhi masa isolasi sukarela seperti yang lainnya,”

“Dalam beberapa hari ke depan, saya akan tahu hasil dari tesnya. Saya harap saya tidak memiliki virus itu, tapi jika ada, saya bakalan melanjutkan kuarantina,” tulis Dybala di media sosial Instagram.

Sebagai informasi, Italia merupakan negara Eropa terparah yang tercemar oleh Virus ini. Total lebih dari 30 ribu kasus ditemukan, dengan 4 ribu lebih diantaranya telah meregang nyawa. Bahkan dengan jumlah tersebut, Italia hanya kalah dari China, selaku asal muasal dari Virus ini.

Sedangkan Argentina selaku kampung halaman Dybala belum terlalu merasakan dampak dari wabah Virus ini. Karenanya dia meminta masyarakat Argentina tetap waspada, karena virus ini sama sekali tak bisa dipandang sebelah mata.

“Virus ini tidak boleh dipandang remeh, sebab sekarang kami berbicara soal Italia sebagai negara yang paling terinfeksi. Dan kami tidak ingin ini terjadi di Argentina, di mana mungkin seseorang tidak memahami situasinya. Berhati-hati dan hormati peraturannya,” pungkasnya.

ARTIKEL 3

Related Articles

Add Comment