Pochettino Kembali ke Spurs dan Gantikan Jose Mourinho ?

Category: Berita Bola 1 0

Jamie O’Hara, mantan pemain Tottenham Hotspur ini tampak muak dengan kinerja Jose Mourinho di klub London Utara. Diapun menyarankan bekas klubnya untuk mempekerjakan Pochettino lagi.

Sebagaimana diketahui, Pria asal Portugal telah dipercaya menjadi pelatih Tottenham jelang akhir tahun 2019 lalu. Tepat beberapa jam setelah pemecatan Mauricio Pochettino dari kursi manajer.

Pada awalnya, Mourinho memberikan dampak positif bagi Spurs. Rentetan kemenangan yang jarang menghampiri mereka sebelumnya mulai berkurang.

Nahasnya, hal tersebut tidak bertahan lama. Belakangan klub mendapati hasil yang mengecewakan. Mereka sudah mendapatkan banyak hasil buruk dalam empat pertandingan terakhir. Terkini, mereka takluk di babak adu penalti saat menghadapi Norwich di putaran kelima Piala FA.

Sebenarnya, rangkaian hasil buruk yang ditelan Spurs terbilang wajar. Pasalnya, klub kehilangan pemain-pemain seperti Harry Kane dan Son Heung Min yang menepi karena cedera.

Namun, Jamie O’Hara menyebut eks pelatih Real Madrid itu terlalu banyak dalih.

“Saya mulai merasa sedikit kesal dan lelah dengan alasan. Saya membela dia soal fakta bahwa dirinya kehilangan Harry Kane dan Son Heung-Min dan dia mencoba mencari cara untuk menang, dan itu belum terjadi,”

“Ayolah! Anda harus mendapatkan hasil, anda masih punya skuat yang bagus di sana untuk mengalahkan Norwich dan membawa pulang hasil. Sekarang tidak ada lagi alasan bagi Mourinho,” kepada talkSPORT.

O’hara lantas tidak peduli siapa yang akan menggantikan Mourinho nanti, yang jelas pelatih asal Portugal harus lekas diganti. Bahkan, tidak masalah jika klub memanggil Pochettino kembali.

“Ya, kenapa tidak? Pochettino mungkin saja kembali. Hal itu sudah pernah terjadi sebelumnya. Dia belum punya pekerjaan serta masih dicintai oleh fans Spurs, jadi ada potensi kalau itu terjadi,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Pochettino tak pernah memberikan trofi kepada Spurs dalam kurun waktu lima tahun kepelatihannya. Tapi, ia berhasil mengubah Spurs menjadi salah satu tim yang kini disegani di panggung Eropa.

Musim kemarin adalah kejutan yang tidak diprediksi. Spurs, yang dianggap sebagai tim kuda hitam, berhasil menyingkirkan sejumlah klub besar dan sukses melangkah ke final Liga Champions.

Related Articles

Add Comment