Robert Lewandowski Baru Pensiun 8 Tahun Lagi

Category: Berita Bola 2 0

Robert Lewandowski mengaku masih belum mau pensiun dalam waktu dekat ini. Striker andalan Bayern Munchen tersebut bahkan berencana untuk terus bermain sepak bola hingga usia 40 tahun.

Seperti diketahui, Robert Lewandowski bergabung dengan Bayern Munchen sejak musim panas tahun 2014 silam. Saat itu, Dia meninggalkan klub yang membesarkan namanya, Borussia Dortmund untuk bergabung dengan klub rival.

Jelas keputusan ini membuat para fans Dortmund merasa kecewa, namun bagi Lewy sendiri ini adalah keputusan yang sangat tepat. Pasalnya, sejak bergabung dengan Bayern, dia tampil jauh lebih baik.

Selain mencetak lebih banyak gol, Lewandowski juga berhasil membantu timnya meraih gelar Bundesliga enam kali beruntun. Bahkan musim ini, sang striker mencetak 55 gol di semua ajang untuk bayern Munchen, membawa klub meraih treble winner.

Hanya saja, tidak bisa dipungkiri fakta bahwa sang pemain saat ini sudah berusia 32 tahun. Biasanya, para pemain sepakbola berada di penghujung karirnya pada usia tersebut.

Namun Lewandowski sendiri masih punya rencana panjang di atas lapangan. Dia bertekad untuk tetap bermain sampai usia 40 tahun nanti.

“Mungkin delapan tahun,” kata Lewandowski kepada Kicker.

Tidak sampai disitu, pemain Polandia ini juga berencana terus jadi pemain andalan Bayern Munchen di sisa karirnya sebagai pemain sepakbola.

“Mengakhiri karier di Bayern merupakan sebuah opsi, sudah pasti, tapi saya masih memiliki tahun-tahun di depan. Saya tidak memikirkan tentang gantung sepatu.”

“Saya tidak merasa seperti sudah berusia 32 tahun. Saya justru merasa sekarang lebih baik daripada saat berusia 26 tahun. Saya bekerja secara spesifik dalam beberapa tahun terakhir untuk mencapai level optimal saya.” Tandasnya.

34 dari 55 gol yang dicetak Lewandowski di ajang Bundesliga Jerman musim ini tak cukup banyak membawa sang pemain meraih gelar sepatu emas eropa.

Terkait hal ini, Lewandowski mengaku cukup kecewa, dia merasa tak adil karena Bundesliga Jerman memiliki pertandingan lebih sedikit dibanding liga lain.

“Persaingan akan lebih adil jika semua orang memainkan jumlah pertandingan yang sama. Jika kami memiliki 20 tim di liga, seperti di Italia, Spanyol, Inggris atau Prancis, itu akan lebih objektif.” tambah Lewandowski.

Related Articles

Add Comment