Soal Lautaro Martinez, Begini kata Pelatih Barca

Category: Berita Bola 1 0

Sudah sejak awal musim ini Barcelona terus dikaitkan dengan striker Argentina, Lautaro Martinez. Namun, belum terdengar pendapat dari manajer anyar klub, Quique Setien terkait dengan sang pemain, maupun potensi transfernya ke Camp Nou.

Lautaro Martinez, 22 tahun mencatatkan performa yang apik bersama dengan Inter Milan sejak awal musim 2019/20 ini. Dari 31 penampilannya di semua ajang musim ini, yang bersangkutan telah mengemas 16 gol.

Tak heran jika pada akhirnya pemain asal Argentina tersebut kemudian jadi incaran tim sekelas Barcelona. Apalagi, raksasa Catalan di satu sisi memang tengah mengincar seorang striker muda untuk menggantikan Luis Suarez.

Striker Uruguay tersebut sejatinya sudah tua, dan mulai rentan terhadap cedera. Wajar jika Barcelona kemudian berencana mencari suksesornya.

Lautaro Martinez sempat diyakini akan bergabung dengan Barcelona pada musim dingin Januari 2020 kemarin. Namun, pada akhirnya dia bertahan di Inter Milan.

Kendati demikian, sang pemain diyakini akan bergabung dengan Raksasa Catalan pada bursa transfer musim panas mendatang. Lantas, apa kata manajer Quique Setien mengenai spekulasi transfer ini?

Dia tidak optimis, tapi juga tidak pesimistis, hanya saja di tengah-tengah pandemi ini, sang juru taktik enggan berhalusinasi.

“Kita bicara tentang transfer. Namun, pandemi ini akan memengaruhi banyak hal. Situasi ekonomi di klub-klub akan jadi sulit.”

“Saya tak pesimistis maupun optimistis dengan Lautaro. Saya menyukainya, seperti saya menyukai pemain-pemain hebat, tapi saya tak mau berilusi.” kata Setien kepada Onda Cero, seperti dikutip Goal International.

La Liga Spanyol sendiri memang sedang ditangguhkan saat ini, terhitung sejak pertengahan Maret lalu. Wajar saja, pandemi Virus Corona memang semakin mencemaskan. COVID-19 telah memakan korban lebih dari 164.00 jiwa di seluruh dunia.

Sedangkan di Spanyol sendiri angka kematian lebh dari 20 Ribu jiwa. Jika situasi tak kunjung mereda, ada wacana agar kompetisi dihentikan saja. Namun, Setien secara pribadi ingin agar sisa 11 pertandingan tetap bergulir, meski tanpa penonton.

“Kita semua ingin kompetisi bisa diselesaikan meski harus digelar tertutup. Namun, saya ingin jaminan bahwa nantinya takkan ada masalah.” Tandasnya.

Related Articles

Add Comment