Stoner Klaim Marc Marquez Tak Inginkan Kehadirannya di Honda

Category: Berita Bola 1 0

Casey Stoner angkat bicara mengenai keputusannya meninggalkan jabatan sebagai test rider Honda beberapa tahun silam. Mantan juara dunia 2007 sampai 2011 tersebut menuding Marc Marquez tidak menginginkan kehadirannya di pabrikan sayap tunggal.

Sebagai informasi, Pria asal Australia tersebut memang telah memutuskan gantung helm sejak tahun 2012 silam. Usai gantung sepatu, diapun menerima tawaran dari Honda untuk bekerja sebagia test rider.

Setelah selama tiga musim bekerja di tim pabrikan sayap tunggal, Stoner memutuskan hengkang. Saat itu tidak ada yang mengetahui alasan kenapa Stoner sampai memutuskan untuk hengkang dari Honda.

Namun, baru-baru ini Stoner mengungkapkan bahwa Marc Marquez adalah sosok yang membuatnya hengkang dari Honda, alasannya karena rider asal Spanyol tak menginginkan kehadirannya disana.

“Seperti yang Anda tahu, saya sempat punya peran khusus di Ducati. Saya sempat mencobanya di Honda, tapi semacam tersingkirkan seiring dengan kedatangan rider muda (Marquez), yang tak mau saya ada di sekelilingnya!” ujar Stoner dalam sesi ‘Under The Visor’.

Setelah hengkang dari Honda, Stoner kembali bekerja sebagai test rider untuk mantan timnya, Ducati Corse. Akan tetapi, di tahun 2018 Stoner lagi-lagi memilih hengkang, lantaran merasa bahwa sarannya tak pernah didengar oleh para insinyur dan teknisi pabrikan asal Italia.

“Saya tahu apa yang diinginkan para rider,kami bekerja dengan sangat baik. Sayang, mereka tak selalu bisa bersuara. Beberapa pabrikan memang melihat data dan hanya melihat apa yang mereka mau percayai sebagai arah yang benar, dan itu tak selalu cocok untuk para rider,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Stoner yang kini berusia 34 tahun mengaku berencana kembali terlibat dalam paddock MotoGP, entah sebagai penasihat tim atau sebagai test rider. Tapi dia tak ingin buru-buru mencapai target tersebut.

“Saya mungkin harus menunggu kelelahan kronis ini berlalu lebih dulu, hingga nantinya saya bisa memberikan lebih dari yang saya bisa sekarang.”

“Saya bertekad untuk mengatasi ini semua. Tapi jujur saja, saya memang ingin terlibat lebih jauh dan melihat apa masa depan yang bisa terjadi di MotoGP,” pungkasnya.

Related Articles

Add Comment