Fabio Quartararo Tak Mau Turuti Ekspektasi Publik Terhadapnya

Category: serba serbi 0 0

Rider Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo sempat dielu-elukan usai berhasil meraih kemenangan di dua seri pertama musim. Tapi dia justru menunjukkan performa yang anjlok saat memainkan tiga seri berikutnya.

El Diablo hanya mampu finish di peringkat ke-7 pada seri Ceko, peringkat ke-8 pada seri Austria, dan peringkat ke-13 pada seri di Styria dua pekan lalu. Serangkaian hasil tersebut jelas mengecewakan, terutama mengingat banyak pihak yang berharap dia bisa jadi juara dunia musim ini.

Memang, dengan dua kemenangan beruntun Quartararo berhasil memuncakki klasemen sementara. Ekspektasinya pun meninggi seiring fakta bahwa Marc Marquez selaku kandidat juara absen sejak seri pertama karena cedera.

Menariknya, Fabio Quartararo sendiri mengaku tidak mau terbebani oleh harapan publik terhadapnya. Hal tersebut karena hanya dia yang tahu potensinya sendiri dan target apa yang dituju pada akhir musim.

“Saya sudah belajar dari masa lalu. Tak peduli berapa seringnya orang-orang bilang saya harus menang, harus jadi yang terdepan, atau harus jadi juara dunia, itu tetap omongan orang luar. Hanya saya yang tahu target saya, hanya saya yang tahu potensi saya,” ujar El Diablo via Motorsport Total.

Dibandingkan mendengar opini dan ekspektasi publik, pebalap asal Prancis ini merasa lebih baik mendengarkan orang-orang dalam timnya. Mereka adalah orang-orang yang mengenal betul sosok Quartararo dan tidak menuntut sang rider mencapai target juara dunia.

“Kami berdiskusi soal apa yang bisa kami raih, dan tak seorang pun kecuali tim saya boleh mengatakan apa yang harus saya lakukan.”

“Mereka tahu cara saya bekerja dan tak satu pun dari mereka bilang saya harus jadi pemuncak klasemen. Mereka hanya bilang saya harus bekerja sebaik mungkin,” ujarnya.

Saat ini, Rider berusia 21 tahun tersebut masih memimpin puncak klasemen sementara MotoGP dengan raihan 70 poin, disusul Andrea Dovizioso pada posisi ke-2 dengan 67 poin.

Dengan 10 seri tersisa musim ini, persaingan menuju tangga juara masih sangat terbuka. Apalagi, para pemenang baru mulai bermunculan bekalangan ini seperti Miguel Oliveira.

Related Articles

Add Comment