Jadi Yang Tercepat di Austria, Dovizioso Merasa Campur Aduk

Category: serba serbi 2 0

Andrea Dovizioso, pebalap Ducati Corse ini berhasil menjadi yang tercepat pada MotoGP Austria akhir pekan kemarin. Yang bersangkutan sendiri merasa campur aduk setelah kemenangan perdananya musim ini tersebut.

Dovizioso start di posisi ke-4 pada gelaran di Sirkuit Red Bull Ring, Austria tersebut. Dia sempat bersaing sengit dengan Pol Espargaro untuk memperebutkan posisi ke-2.

Namun, persaingan sengit antara kedua rider ini terhenti karena insiden kecelakaan hebat antara Morbidelli dengan Zarco pada lap ke-9.

Kemudian, saat balapan dilanjutkan kembali Dovizioso memulainya dengan posisi ke-2, sesuai posisi terakhir sebelum balapan dihentikan. Dia berhasil mempertahankan posisi tersebut dengan diasapi Jack Miller.

Sampai kemudian, rider KTM akhirnya mengalami kendala teknis sehingga hal ini dimanfaatkan Dovizioso untuk mengambil alih posisi terdepan pada lintasan lurus. Dia berhasil mempertahankan posisi tersebut sampai mencapai garis finish.

Setelah balapan berakhir, Dovizioso mengaku aneh dengan kemenangannya kali ini lantaran balapan berlangsung sebanyak dua kali.

“Atas berbagai alasan, rasanya aneh menang di sini. Apalagi kami harus menjalani dua kali start dan dua kali balapan. Situasinya tak mudah, apalagi memulai balapan kedua dengan energi yang sudah berkurang.”

“Tapi saya mampu mengendalikan balapan karena ada beberapa tikungan di mana saya bisa melaju lebih cepat,” ujarnya via MotoGP.com.

Perasaan campur aduk juga dirasakan pria berusia 34 tahun tersebut mengingat fakta bahwa musim depan dia tidak lagi membela Ducati Team.

“Kemenangan ini rasanya campur aduk. Setiap kali Anda berada dalam situasi macam ini, Anda jadi dibicarakan semua orang. Di lain sisi, saya ingin melanjutkan kerja sama berkat suatu hal, tapi tak mau lanjut akibat hal lainnya. Saya menginginkan situasi berbeda tapi tak memungkinkan, tapi saya masih tetap bekerja keras,” pungkasnya.

Adapun berkat kemenangan pertamanya musim ini, Andrea dovizioso secara otomatis meloncat ke posisi ke-2 pada klasemen sementara MotoGP 2020 dengan raihan 56 poin. Dia tertinggal 11 poin dari Fabio Quartararo yang masih memimpin di puncak.

Related Articles

Add Comment