Jika Tak Cedera, Belum Tentu Juga Marc Marquez Bisa Juara Musim Ini

Category: serba serbi 1 0

Rider Ducati, Danilo Petrucci percaya bahwa persaingan MotoGP musim ini akan tetap berlangsung ketat meskipun sang juara bertahan, Marc Marquez dalam kondisi fit dan ikut dalam persaingan.

Pebalap Tim Repsol Honda tersebut memang tidak dinaungi keberuntungan. Dia mengalami kecelakaan hebat pada seri pertama MotoGP musim ini di Sirkuit Jerez.

Akibat kecelakaan tersebut, dia mengalami patah tulang lengan dan akhirnya pemasangan plat dilakukan. Nahasnya, plat titanium pada lengannya patah akibat membuka jendela rumah, memaksa Marc Marquez untuk kembali naik ke meja operasi.

Proses pemulihan pasca operasi kedua memaksa Marc Marquez untuk menepi selama tiga bulan ke depan. Dengan kata lain sangat kecil kemungkinan dia bisa turun sebelum musim ini berakhir.

ABSENSI MARC MARQUEZ TAK MENGUBAH APAPUN

Banyak pihak yang beranggapan bahwa absennya Marc Marquez musim ini membuat persaingan MotoGP semakin tidak bisa diprediksi.

Tapi Danilo Petrucci tidak sependapat dengan anggapan tersebut. Menurut dia, andaipun rider asal Spanyol dalam kondisi fit dan ikut bersaing, situasinya akan sama saja.

“Jika ada Marc, saya rasa peta persaingan takkan berbeda jika dibandingkan dengan yang kami hadapi sekarang,” ujarnya.

MARC MARQUEZ TETAP KANDIDAT JUARA

Kendati demikian, pebalap asal Italia tersebut tidak bisa membantah bahwa Juara Dunia Delapan kali adalah salah satu kandidat juara tahun ini andai dalam kondisi fit.

Hal itu nampak dari performa Marc Marquez sebelum terjatuh di Sirkuit jerez. Dia sempat melorot ke posisi 16, kemudian dengan cepat menyalip sejumlah rider lain dan mencapai posisi 3.

“Sudah jelas pada balapan pertama Marc bikin kami semua tampak tampil memalukan, karena ia ‘comeback’ dari posisi terbuncit dan kembali ke depan, nyaris ke posisi pertama,” ungkap Petrucci.

“Ritme Marc sangat baik. Tapi di Jerez, Fabio juga kuat, dan lalu mengalami penurunan performa di Brno dan Austria. Jadi, saya tak tahu apa yang akan terjadi pada Marc andai ia balapan. Tapi pada dua balapan pertama, Fabio tampak sulit dikalahkan dan kini tidak lagi,” tutup Petrucci.

Related Articles

Add Comment