Jorge Lorenzo Bersedia Kembali Balapan, Asalkan…

Category: serba serbi 2 0

Jorge Lorenzo memang telah resmi gantung helm sejak akhir tahun 2019 kemarin, tapi menariknya belakangan ini namanya kerap kali dikaitkan dengan pabrikan Italia, Ducati. Meski membantah rumor tersebut, Pria asal Spanyol tak menutup kemungkinan kembali balapan.

Musim kemarin, Jorge Lorenzo sejatinya membela Tim Repsol Honda, tapi yang bersangkutan memutuskan pensiun setelah kampanye berakhir. Saat itu, pria berusia 33 tahun mengaku tak tahan dengan cedera punggung berkepanjangan yang dia alami.

Setelah resmi gantung helm, Lorenzo tak lantas langsung meninggalkan motoGP, dia bekerja sebagai test rider untuk Yamaha. Tapi menariknya, belakangan ini nama pria asal Spanyol tersebut terus dikaitkan dengan Ducati.

Disebutkan bahwa Pabrikan asal Italia tersebut ingin kembali menggaet Lorenzo sebagai rencana cadangan jika Andrea Dovizioso memilih hengkang di akhir musim ini. Sebagai informasi, memang sejauh ini belum ada kesepakatan kontrak anyar antara Ducati dengan Dovizioso.

Adapun, Lorenzo sendiri di satu sisi memang sudah tak lagi menderita cedera punggung, namun dia mengaku bahagia dengan kehidupannya sekarang.

Kendati demikian, Lorenzo memang tampak sangat menginginkan kesempatan kembali ke Trek balap. Hal tersebut terbukti dari tawaran Yamaha untuk menjadi Rider Wildcard musim ini.

Lantas, bagaimana dengan kembali balapan sepenuhnya? Pria asal Spanyol tersebut mengakui bahwa dia sudah merindukan arena balap, hanya saja dia baru bersedia bergabung dengan tim yang bisa memberikan jaminan untuk jadi juara dunia.

“Saat ini saya bahagia dengan hidup saya sekarang, saya bisa melakukan semua yang tadinya tak bisa saya lakukan saat masih jadi pebalap profesional. Tapi saya tak bisa berkata bahwa saya tak rindu perasaan menang, saat merayakannya dengan tim, dan lainnya,”

“Atas alasan itulah saya berkata, jika kesempatan atau panggilan untuk meraih gelar dunia datang, setidaknya saya akan mendengarkannya, karena menurut saya, yang membuat saya bangun pagi setiap pagi dan termotivasi adalah kemenangan,”

“Jika saya dapat kesempatan ini, setidaknya saya akan mempertimbangkannya, karena saya yakin, dalam usia 33 tahun, dengan motor yang tepat, saya masih bisa memperebutkan gelar dunia,” demikian ujar lima kali juara dunia.

Related Articles

Add Comment