Meski Mirip, Quartararo Bantah Terinspirasi Gaya Balap Lorenzo

Category: serba serbi 2 0

Rider asal Prancis, Fabio Quartaro, mengakui bahwa gaya balap yang diusungnya mirip dengan gaya balap mantan rider Tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo. Namun demikian, el Diablo mengaku sama sekali tidak terinspirasi atau mencoba meniru pria asal Spanyol tersebut.

Sejak kemunculannya, terutama bersama dengan Tim Petronas Yamaha SRT, gaya balap Fabio Quartararo dianggap mirip dengan Jorge Lorenzo. Bahkan, pendapat itu datang dari beberapa sosok besar, termasuk Valentino Rossi sendiri sebagai rider Tim Monster Energy Yamaha.

Tak hanya itu, Wilco Zeelenberg, Manajer Tim SRT yang saat ini menaungi Quartararo dan pernah menjadi pelatih balap Lorenzo pada periode 2010 sampai 2016 juga memiliki pendapat serupa.

“Fabio punya koneksi yang baik dengan gas. Jorge mungkin rider yang sangat mirip dengannya. Gaya balap Fabio sangat mirip dengan Jorge, tapi juga berbeda di beberapa area. Fabio sangat spesial dan saya rasa ia merupakan kombinasi dari beberapa rider berbeda, dan ini bagus,” ujar Zeelenber.

Mendengar anggapan tersebut, pebalap berusia 21 tahun ini tidak bisa membantahnya, apalagi pendapat datang dari orang lain. Hanya saja, Quartararo membantah anggapan yang mengklaim bahwa dia terinspirasi dari sosok yang kini bekerja sebagai test rider Yamaha tersebut.

“Beberapa orang bilang bahwa gaya balap saya mirip dengan gaya balap Jorge. Tapi bagi saya memang inilah cara alami untuk mengendarai M1 seperti itu. Saya tak terinspirasi rider tertentu,” ungkap el Diablo.

Meski begitu, Quartararo tak menampik juga fakta bahwa dia akan mempelajari gaya balap Jorge Lorenzo, saat masih membela Pabrikan Garpu Tala pada periode 2008 sampai 2016 silam. Saat itu, pebalap asal Spanyol berhasil menjadi juara dunia sebanyak tiga kali.

“Kami hanya dapat data dari 2019, tapi saya tertarik lihat data Jorge. Hanya untuk membandingkan dan melihat di mana ia mengerem, bagaimana caranya mempertahankan ritme di tikungan,” tuturnya akhir tahun lalu.

Quartararo sendiri termasuk rider berprospek cerah, usianya baru 21 tahun namun sudah bisa bersaing di level atas. Tak heran jika dia dipercaya menggeser posisi Valentino Rossi di tim Monster Energy Yamaha musim depan.

Related Articles

Add Comment