Sebut Zarco ‘Setengah Pembunuh’, Morbidelli Minta Maaf

Category: serba serbi 2 0

Rider Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli meminta maaf terkait dengan sebutannya tehradap Johann Zarco selepas insiden kecelakaan di Austria pekan lalu. Kala itu, Morbidelli menjuluki Zarco sebagai ‘Setengah pembunuh’ .

Kedua rider tersebut mengalami kecelakaan hebat saat memperebutkan posisi 8 pada Lap 9, tepatnya di Tikungan 2. Keduanya terjatuh keras ke tanah, dan motor mereka hancur lebur, bahkan karena insiden tersebut pihak MotoGP mengibarkan bendera merah yang artinya Balapan Dihentikan sementara waktu.

Setelah balapan tersebut, Johann Zarco dan Morbidelli sejatinya saling bertemu di Medical Center. Sebenarnya saat itu keduanya sudah berdamai dan berpelukan, namun tak lama berselang, Morbidelli secara mengejutkan menjuluki Zarco sebagai ‘Setengah Pembunuh’.

Usai beberapa hari berlalu, Pebalap asal Italia akhirnya sadar bahwa apa yang dia katakan itu sudah kelewatan. Karena itu, yang bersangkutan meminta maaf, namun dia tetap berharap agar Johann Zarco mendapat sanksi.

“Saya minta maaf atas apa yang saya katakan usai balapan. Saya rasa itu pernyataan yang kelewat keras. Usai melihat tayangan ulang, saya tetap punya pemikiran, perasaan, dan sensasi yang sama seperti akhir pekan lalu. Tapi saya memang harus minta maaf atas sebutan yang saya lempar kepada Johann,”

“Kala itu saya tak bisa melihat dengan jelas alasannya melakukan manuver itu. Kita semua pernah melakukan kesalahan, pernah melakukan hal-hal konyol. Saya rasa manuver Johann cukup gila dan konyol, tapi itu tetap saja itu bisa merupakan kesalahan,” ujarnya via MotoGP.com.

Setelah menyaksikan tayangan ulang dari beberapa sudut kamera, Morbidelli yakin bahwa sebenarnya Johann Zarco tidak sengaja mencederainya. Tapi bagaimanapun, dia berharap pihak otoritas tetap menjatuhkan sanksi agar kejadian serupa tak lagi terulang.

“Tentu saya masih ingin ia dihukum. Tapi saya bukan orang yang punya wewenang untuk memutuskan hukuman apa yang layak. Stewards lah yang akan menentukan.”

“Tapi yang jelas, saya meminta hukuman yang bisa membuatnya berpikir dua kali dalam melakukan manuver yang bisa menyebabkan insiden macam itu,” tutupnya.

Pihak MotoGP telah menjatuhkan sanksi kepada Johann Zarco, berupa start pada Pitlane di seri berikutnya.

Related Articles

Add Comment